Senin, 04 Juni 2012

Malam Ini di Jakarta, Gempa Bumi dan Gerhana Bulan

Jakarta, Senin, 04/06/2012 19:18 WIB Ada 2 fenomena alam yang bisa dirasakan oleh warga Ibukota malam ini. Pertama adalah gempa bumi yang mengejutkan sebagian penduduk Jakarta dan sekitarnya, lalu fenomena gerhana bulan. Informasi dari BMKG yang diterima detikcom, Senin (4/6/2012), gempa yang terjadi pukul 18.18 WIB ini bersumber di Sukabumi dengan kekuatan 6,1 SR. Pergeseran tektonik ini getarannya menjalar ke beberapa daerah seperti Jakarta, Bandung, dan Bogor. Di Jakarta mayoritas warga yang merasaan getaran sedang berada di gedung tinggi atau duduk di lantai. Getaran terasa kurang lebih selama beberapa menit. "Goncangan terasa banget di atas, sekitar dua menitan," kata seorang pegawai KPK yang bertugas di lantai 8 gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Satu lagi fenomena alam yang bisa disaksikan warga Jakarta malam ini adalah gerhana bulan. Gerhana bulan ini bisa disaksikan di seluruh Indonesia, walaupun hanya bisa dilihat secara sempurna di wilayah Timur Indonesia. "Pada prinsipnya bisa dilihat di seluruh Indonesia, namun di Indonesia timur seluruh proses gerhana ini terlihat seluruhnya," ujar Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lapan, Thomas Djamaluddin, dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (3/6/2012). Djamaluddin mengatakan gerhana bulan sebagian ini terjadi pada pukul 17.00 WIB hingga 19.06 WIB. Akibatnya untuk Indonesia bagian barat, proses gerhana sudah terjadi saat bulan belum terbit. Tetapi sepertinya warga Jakarta pada sore hingga malam ini tidak bisa menyaksikan gerhana bulan dengan baik secara kasat mata. Pantauan detikcom, langit di atas Jakarta mendung dan berawan sehingga menghalangi pandangan mata. Sumber : Detikcom

Minggu, 27 Mei 2012

Indonesia Menduduki Peringkat ke 4 Untuk Kategori Negara Terindah di Dunia

Indonesia semakin tersohor sebagai negara yang indah. Berdasarkan survei pengguna Twitter dan Pinterest, negeri tercinta ini menempati posisi ke-4 negara terindah di dunia.

nusantarawisata.files
Survei ini dilakukan oleh First Choice, sebuah situs perusahaan travel asal Britania Raya. Dalam situs resmi surveinya, First Choice meminta para traveler untuk berpartisipasi dalam dua jejaring sosial yakni Twitter dan Pinterest. Partisipan harus mencantumkan foto pada dahsboard (pin) di Pinterest. Sementara di Twitter, mereka mendeskripsikan negara destinasi wisata.

Hasilnya, Latvia yang berada di Eropa bagian Provinsi Baltik menempati posisi pertama dengan 36 persen suara. Dilanjutkan oleh Meksiko, Turki, lalu Indonesia (169 total suara).

Britania Raya sendiri menempati posisi kelima. Selanjutnya, ada lebih dari 100 negara lain hingga posisi terakhir ditempati oleh Sudan. Survei ini baru saja berakhir pada 1 Mei 2012 lalu.

Bayangkan saja, Indonesia berada di posisi lebih tinggi daripada negara-negara yang terkenal indah seperti Italia, Selandia Baru, Kanada, Kroasia, bahkan Swiss dan Prancis! Survei ini berhasil membuktikan pada dunia bahwa Indonesia adalah negeri yang sangat kaya, serta jadi destinasi favorit para turis dari berbagai negara. Berikut posisi 20 besar negara terindah di dunia versi situs First Choice:

1. Latvia
2. Meksiko
3. Turki
4. Indonesia
5. Britania Raya
6. Italia
7. Selandia Baru
8. Brazil
9. India
10. Kanada
11. Irlandia
12. Amerika Serikat
13. Kroasia
14. Swiss
15. Australia
16. Kolombia
17. Yunani
18. Peru
19. Portugal
20. Prancis

Untuk melihat hasil survei, bisa klik di alamat bawah ini:
firstchoice.co.uk

Sumber:
travelchatter.dailymail.co.uk

Apa Saja Sih yang Dilakukan Saat Otopsi?

Kebanyakan orang mengetahui otopsi dari acara TV di mana terlihat detektif forensik menggunakan alat mutakhir. Inilah yang sebenarnya terjadi saat otopsi.
Otopsi merupakan pemeriksaan mayat guna menentukan penyebab kematian, efek atau indikasi penyakit atau untuk mengidentifikasi orang mati.
http://static.inilah.com/data/berita/foto/1001662.jpg
Patolog forensik melakukan otopsi dengan bantuan teknisi otopsi (kadang disebut “Diener,” bahasa Jerman “pembantu”) dan fotografer otopsi.
Jenis otopsi paling akrab di televisi dan film adalah untuk mengetahui kematian karena kekerasan, kematian mencurigakan atau tiba-tiba.
Namun, otopsi juga dilakukan untuk penelitian penyakit dan pelatihan medis. Sebelum melakukan otopsi, peneliti mengumpulkan semua informasi subyek dan peristiwa yang menyebabkan kematian subyek, konsultasi catatan medis, dokter dan anggota keluarga serta memeriksa lokasi kematian.

Pemeriksaan Eksternal

Otopsi dimulai dengan pemeriksaan tubuh. Hal ini membantu menentukan identitas, mencari bukti atau dugaan penyebab kematian. Para ahli patologi menimbang dan mengukur tubuh, mencatat pakaian subyek, barang-barang berharga dan karakteristik seperti warna mata, warna dan panjang rambut, etnis, jenis kelamin dan usia. Sepanjang otopsi, patolog mencatat segala sesuatu dalam diagram tubuh dan rekaman verbal.

Pemeriksaan internal

Jika pemeriksaan internal lengkap dilakukan, patolog akan mengambil dan membedah dada, perut dan panggul, dan (jika perlu) otak. Jarang ditemukan pemeriksaan di internal wajah, lengan, tangan atau kaki. Pembedahan ini tak akan mengeluarkan banyak darah karena jantung tak berdetak, hanya darah yang terpengaruh gravitasi.
Patolog memulai otopsi dengan membuat sayatan berbentuk Y di dada dan perut. Menurut Dr Ed Uthman, patolog Texas penulis panduan skenario otopsi mengatakan aspek ini sering salah diinterpretasikan dalam film.
”Kesalahan paling umum adalah membuat sayatan yang salah,” katanya. “Pada wanita, sayatan seharusnya melingkar di bawah payudara, tapi dalam film disayat lurus melewati atas payudara. Selain itu, pada kedua jenis kelamin, sayatan Y terlalu pendek,” tambahnya.
Patolog biasanya akan mempertahankan bagian-bagian organ yang dianggap tak biasa atau abnormal.

Rekonstruksi tubuh

Setelah pemeriksaan, organ dikembalikan ke tubuh atau dikremasi, sesuai hukum dan keinginan keluarga. Tulang dada dan rusuk biasanya juga dimasukkan kembali. Sebelum dijahit, tubuh dilapisi kapas atau bahan serupa. Jika organ akan dikembalikan ke tubuh, organ ini pertama ditempatkan dalam kantong untuk mencegah kebocoran.
Kemudian, tubuh dijahit tertutup, dicuci dan disiapkan untuk pemakaman. Tubuh yang telah mengalami otopsi harus dimasukkan ke peti mati dan dalam kasus otopsi otak bantal peti mati akan menyembunyikan potongan tengkorak.

Sejarah Terciptanya Dadu

Ada yang menghabiskan malam minggu bermain halma atau monopoli? Permainan itu membutuhkan dadu. Nah, pernah terpikir asal-usul dadu?

Diduga, dadu kubus dengan penandaan praktis serupa dadu modern sudah ada sejak tahun 600 SM, bahkan 2000 SM, berdasarkan bukti berupa beberapa dadu yang ditemukan saat ekskavasi makam di Cina dan mesir.



Sedangkan di India, sejak lebih dari 2000 tahun silam, sudah ada catatan tertulis pertama tentang dadu dalam epik berbahasa Sansekerta, Mahabharata.

Menurut Sophocles (495-406 SM), dadu ditemukan oleh seorang yunani saat penyerangan ke Troya. sedangkan Herodotus (484 – 425 SM ) berpendapat, bangsa Lydia – kerajaan kuno di sebelah barat Asia kecil di masa pemerintahan Raja Atys – sebagai pencetus ide pembuatan dadu.

Tapi dua pendapat itu ditolak arkeolog. Menurut penemuan mereka, dadu sudah dipakai di peradaban lebih awal. Termasuk dalam kelompok itu adalah suku Indian Amerika Utara, Aztec dan Maya, serta masyarakat kepulauan sekitar Pasifik, Eskimo dan Afrika. Mereka punya permainan dengan dadu dari berbagai materi, bentuk dan cara penandaan yang aneh.


Pada masyarakat primitif, dadu semula alat untuk meramal masa depan. biasanya, terbuat dari tulang pergelangan kaki domba yang ditandai di empat bidangnya.

Dadu – dadu itu ada yang berasal dari biji buh prem dan persik, biji-bijian, tulang rusa dan lembu, tanduk rusa, kulit biji walnut, kelereng, keramik, serta gigi berang-berang dan tikus tanah.

Pada peradaban selanjutnya di Yunani dan Romawi, meski dadu umumnya terbuat dari tulang dan gading, ada yang bermaterikan perunggu serta aneka batu-batuan (marmer, akik, kristal oniks, porselen, dll). Bentuknya pun tak hanya kubus tetapi juga piramida, penthahedral, dan octahedral dengan sejumlah variasi permukaan.


Masyarakat Romawi kuno senang melakukan permainan dengan dadu. Hal itu tampak pada gambar-gambar dinding sebuah kedai minuman di Pompeii tentang beberapa orang yang tengah bermain dadu. Kota Pompeii terkubur akibat letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79.

Mereka menyebut dadu: tesserae. Ada juga dadu yang bertanda pada empat sisi yang disebut tali. Beberapa tesserae ditemukan di Herculaneum.

Dalam perjalanannya, dadu berbentuk kubuslah yang terus dipakai hingga saat ini, bahkan tersebar luas ke berbagai belahan bumi.


Dadu Modern


Dadu zaman sekarang biasanya dari plastik. jenisnya ada dua, yang sempurna dan tidak sempurna. Jenis yang sempurna paling sering dipakai di kasino. Pada dadu sempurna siku garis pertemuan dua sisinya tajam, ukurannya pun harus tepat. Toleransi yang bisa diterima dari ukuran standar adalah 0,0013 cm!

Sedangkan dadu tak sempurna sering dimainkan sehari-hari, misalnya halma atau ular tangga. Dadu ini punya garis pertemuan dan sudut yang tumpul. Bila dadu sempurna dibuat dengan tangan, maka dadu tak sempurna dibuat dengan mesin.



Main Curang Sudah Sejak Dulu

Ternyata cara-cara curang menggunakan dadu sudah ada sejak awal peradaban manusia. Dadu “curang” ini pernah di temukan di kuburan Kuno Mesir. Asia Timur, serta pemakaman Amerika Utara dan Selatan.

Caranya dengan mengiris salah satu atau lebih bidangnya sehingga bentuknya lebih mirip batu bata. Alhasil, dadu akan sering mendarat pada permukaan yang lebih luas, dan angka di sebaliknyalah yang sering keluar.

Cara lainnya dengan memberi beban tambahan tepat dibawah permukaan salah satu bidang. Akibatnya, bidang sebaliknya akan lebih sering muncul.

Sumber:
wired.com

UFO Mendekati Matahari

Sebenarnya sudah hampir sebulan ini beredar video obyek misterius berada di sekitar permukaan matahari. Gambar tersebut tertangkap oleh SOHO (Solar and Heliospheric Observatory), sebuah pesawat pengawas matahari yang diluncurkan NASA.



Bentuknya sekilas mirip capung, ya?

Ironisnya, NASA tidak lama kemudian menutup proyek pesawat angkasa luar yang mengambil gambar itu. Pengguna YouTube melayangkan tuduhan konspirasi NASA dalam menutup-nutupi bukti keberadaan UFO.
Lihat tayangan berikut:
"Inilah bukti konspirasi menutupi bukti untuk mencegah kita melihat obyek ini lagi. NASA pasti sudah melihat video ini dan mulai membuat rencana untuk mengubah cara Anda dan saya melihatnya," ujar akun YouTube, rob19791 pada pemuatan video keduanya.

Menurut pengguna YouTube itu, terlalu kebetulan NASA menutup proyek secara tiba-tiba setelah videonya menyebar.

NASA menghentikan misi dengan alasan modus darurat perolehan ulang matahari pada 4 Mei 2012. Gangguan ini disebabkan pemicu palsu yang menunjukkan detektor anomali.

Agen angkasa luar Amerika Serikat itu menyebutkan dalam proses  memperbaiki pesawat ruang angkasa dalam beberapa hari.

Bukan Pertama

Obyek terlihat dekat matahari per 24 April 2012 / dailymail.co.uk


Berita ini sebelumnya sudah dimuat Dailymail.co.uk per-25 April silam terkait penampakan pertama.
Namun tertulis bahwa NASA menjelaskan kamera pada SOHO hanya mengambil gambar filamen matahari. Obyek ini merupakan materi meluas dari matahari dan mendingin hingga membentuk titik gelap.

Penjelasan ini serupa sepertinya akan digunakan untuk menjelaskan penampakan UFO yang ketiga kalinya ini.

Jawaban NASA lebih singkat daripada teori konspirasi. Tapi, memberi teka-teki pada ilmuwan yang memberikan jawaban. Mereka tidak yakin mengenai jenis filamen dan penyebab terbentuknya.

NASA telah mengeluarkan pernyataannya. Penggemar alien berbalik menyerang lewat komentar-komentar di youtube. Kalau menurut kamu sendiri, bagaimana?
Sumber:

Racetrack Playa, Tempat Dimana Batu-batu Berjalan Sendiri

Pernah mendengar tentang keajiban di padang pasir, yaitu ada batu-batu yang bisa bergerak sendiri tanpa bantuan apa pun. Bagaimana ini bisa terjadi? Fenomena ini memang membingungkan, bahkan bagi dunia sains sekalipun.


Di tengah keheningan dan panas yang mencapai 50 derajat celsius di Lembah Kematian (Death Valley), California, Amerika Serikat (AS), batu-batu besar itu tampak bergerak pelan, tanpa dibantu, melintasi padang pasir. Batu-batu itu, beberapa di antaranya lebih dari 100 kg, maju sedikit demi sedikit dalam keanehan, dalam pola garis lurus melintasi permukaan lembah yang datar. "Perjalanan" batu-batu itu tercatat mencapai 318 meter per tahun.
 
Para ahli yakin fenomena itu disebabkan sejumlah kondisi cuaca khusus yang datang bersamaan. Studi-studi menunjukkan, sebuah kombinasi dari angin berkecepatan 90 meter per jam, pembentukan es pada malam hari, dan lapisan tipis tanah liat pada permukaan padang pasir membantu pergerakan batu-batu itu.

Fotografer Mike Byrne (40) bertahun-tahun mendokumentasikan batu-batu yang bergerak misterius tersebut. Foto-fotonya yang menakjubkan telah memperlihatkan keadaan batu-batu yang meninggalkan bekas di padang pasir yang hampir tidak dijamah manusia itu.

Dia mengatakan, "Beberapa dari batu-batu ini beratnya sama dengan berat manusia dewasa. Sungguh aneh membayangkan batu-batu meluncur di pasir seperti itu. Kebanyakan dari batu-batu itu ditemukan di sebuah tempat yang dikenal sebagai Racetrack Playa, di mana tanahnya sangat datar."
 
Lembah Kematian merupakan daerah terendah di AS, berada 84 meter di bawah permukaan laut. Daerah itu hampir seluruhnya rata, dan tercatat sebagai tempat terpanas kedua di dunia dengan temperatur 58 derajat celsius.

Tahun 1990-an, sebuah studi oleh sekelompok ilmuwan yang dipimpin Professor John Reid, dari Hampshire College, Massachusetts, AS, mencoba menjelaskan pergerakan batu-batu itu. Studi tersebut menyimpulkan, batu-batu itu mungkin bergerak ketika menyatu dengan lapisan pembentukan es pada permukaan pasir saat malam hari.

Ketika pasir meleleh, Profesor Reid mengatakan, batu-batu itu juga ikut bergerak bersama es dan angin, itulah yang membentuk pola-pola pergerakan tersebut.

Kenapa Tangan Keriput Kalau Terlalu Lama Terendam di Air?

Orang yang berendam terlalu lama dalam bathtub sering timbul keriput pada telapak tangan dan kaki. Mengapa hal ini bisa terjadi?
 
wikimedia.org
Keriput yang terjadi disebabkan oleh lapisan kulit luar (epidermis) menyerap air sewaktu kita berendam terlalu lama. Kulit di telapak tangan dan kaki lebih tebal dibanding bagian tubuh lainnya, maka perubahan pada bagian ini lebih menonjol.
 
Ketika epidermis memuai, lapisan di bawahnya (dermis), tidak ikut mengembang. Akibatnya, terjadilah kerut-kerut yang tidak sedap dipandang.
 
Untungnya, tubuh kita tercipta dengan sangat sempurna. Tak semua bagian pada tubuh memiliki lapisan kulit yang tebal seperti telapak tangan dan kaki.
 
Bayangkan, kalau lapisan kulit kita sama tebalnya, maka setiap berendam terlalu lama bisa-bisa seluruh tubuh ikut keriput. Apa jadinya, ya?


 
Sumber: FHM

Topik terpopuler